Empat Tanda Cinta Sejati

Posted On Oktober 27, 2007

Disimpan dalam Lovethrough

Comments Dropped leave a response

Bagaimana perasaanmu jika seseorang yang direncanakan akan menjadi pendamping hidupmu ternyata menikah dengan sahabatmu sendiri?
Mungkin hatimu nelangsa.
Ada sejumput kecewa berkecambah.
Andai dulu aku menerima dia apa adanya, pasti aku yang bersanding dengannya, begitu bisik hatimu.

Kini, kau melihat dia bersanding dengan teman baikmu.
Kau harus rela; ikhlas. Mungkin dia memang lebih baik bersanding dengan sahabatmu.
Karena kecewa telah berbunga, kau tak datang ke pesta pernikahannya.
Padahal, hukum datang ke undangan pernikahan itu wajib.
Di sana ada berkah dan doa, meskipun yang sering kita lihat hanya pamer kemewahan dan
kemeriahan.

Coba kita renungkan.
Mungkin kau pernah berkunjung ke toko pakaian.
Kau memilih pakaian yg pas untukmu.
Mungkin pramuniaga menyarankan, “ini pakaian yg cocok untuk Anda.”
Kau membawa pakaian itu ke fiiting room, mencobanya.
Betulkah pakaian itu cocok untukmu?
Kau teliti bahannya, jahitannya, ukurannya.
Setelah memeriksa dgn seksama, kau merasa kurang sreg dengan pakaian itu.
Dengan kata maaf pada parmuniaga, kau kembalikan pakaian itu ke tempatnya.
Kau beralih ke gerai pakaian lain.
Hal yg sama mungkin terulang; pakaian yg menurut orang lain pas untukmu, atau pakaian yg sepintas cocok menurutmu, ternyata tidak tepat setelah diteliti.

Sebuah pakaian, mungkin cocok untuk orang lain, tapi tak cocok untukmu.
Kau tak bisa membeli pakaian warna gelap krn kulitmu sawo matang.
Kau tak cocok mengenakan kemeja dgn motif vertikal berdempet, karena posturmu kurus tinggi; motif itu akan membuatmu terlihat semakin kurus.
Kau harus berdamai dgn situasi dan kondisi.

Tetapi yakinlah ada pakaian yg tepat disebuah gerai tertentu yg cocok untuk setiap orang. Memang ada seseorang yg begitu masuk ke satu gerai langsung menemukan pakaian yg tepat untuknya.
Ada juga yg harus berputar-putar, keluar-masuk dr satu gerai ke gerai lainnya untuk menemukan pakaian yg tepat, sampai kaki pegal dan peluh menganak sungai.
Banyak hal yg membuat pakaian itu tak tepat untukmu, bisa bahan, motif, warna, model bahkan harga.
Selera orang berbeda.

Ada juga seseorang yg tak yakin dgn sebuah pakaian, tapi ia tetap mencobanya.
Ia bertanya-tanya, cocokkah pakaian ini untukku?
Ia meneliti dgn seksama.
Ia menemukan fakta bahwa tak ada hal yg membuat ia harus menolak pakaian itu.
Apalagi pakaian itu hadiah seorang yg dihormatinya, orang yg dikasihinya atau mumpung sedang ada great sale!
Beli sekarang atau menyesal kemudian.
Bertahun-tahun setelah mengenakan pakaian itu, baru terasa, pakaian itu memang cocok untuknya.

Pakaianmu, pasangan untukmu.
Bisa cocok untuk orang lain, tapi tidak denganmu.
Maka, tak perlu bersedih jika seseorang yg kau kira tepat untukmu bersanding dengan
orang lain; sekalipun dengan orang yang dekat denganmu.
Yakinlah pasangan yang tepat ada di suatu tempat dan kau akan berjumpa dengannya disuatu masa tertentu.
Mungkin Yang Kuasa sengaja menyimpannya, agar saat bertemu kau benar-benar siap berdampingan dengannya.
Sesuatu yg baik menurutmu, belum tentu baik menurut-Nya.
Terus berusaha dan berdoa.
Perbaiki diri sampai akhirnya kau temukan pakaian yang cocok untukmu.

Anda dapat menemukan seseorang yang benar-benar sangat cocok untuk dijadikan pasangan hidup dan bahkan memilikinya lebih dari satu dalam hidup Anda. Tetapi kemudian bagaimana Anda benar-benar mengetahuinya dengan yakin?

Berikut bantuan untuk meyakinkan keputusan hubungan Anda:

1. Ungkapkan keinginan dan mengapa menginginkannya?
Anda harus memiliki kejelasan tidak hanya tentang apa yang Anda ingin dari cinta, tetapi apa yang diinginkan dalam hidup dengan pasangan Anda. Segera setelah mengetahui itu, Anda akan yakin telah masuk dalam suatu hubungan dengan tujuan dan visi yang jelas seperti apa hubungan Anda dengan dia. Menentukan kriteria akan membantu terhindar dari kesulitan terlibat dengan seseorang yang tidak cocok bagi Anda.

2. Ukur romantisme Anda
Meskipun kedengarannya basi, buatlah daftar harapan pasangan ideal Anda. Isi dengan keinginan pasangan sempurna, istimewa tetapi realistis. Semakin banyak Anda tahu apa yang cocok bagi Anda, semakin mudah menangkap momen kapan dia bisa berjalan bersama Anda.

3. Cintai diri sendiri
Ada pepatah lama mengatakan: “Anda tidak akan bisa membahagiakan orang lain sampai Anda membahagiakan diri sendiri.” Hal ini tidak hanya akan membantu pada saat bertemu dengan seseorang yang baru tetapi juga membantu Anda memulai hubungan pada saat yang tepat.

4. Jadilah yang terbaik
Cinta bukan hanya sekedar mencari seseorang yang akan membuat Anda bahagia. Kecocokan akan menghasilkan yang terbaik- mungkin seseorang yang akan membuat Anda menjadi orang yang bahagia dan lebih produktif.

Cara terbaik untuk menemukan cinta sejati adalah pintar-pintarlah memilih seseorang dan jelas mengapa Anda memilihnya.

Respond now.